Tentang Kami Redaksi

Sistem Manasik Haji Perlu Terobosan baru

Foto | Istimewa | ParlemenRakyat.com

Parlemenrakyat.com @ Bagi calon haji melakukan manasik haji sangat penting sebab dapat memberikan manfaat dan pembelajaran sebelum melakukan ibadah haji. Pasalnya, manasik haji adalah petunjuk atau penjelasan cara mengerjakan dan sebagai tuntunan yang berhubungan dengan rukun, wajib, dan sunnah haji dilaksanakan sebelum berangkat ke tanah suci.

Direktur Bina Haji Kementerian Agama, Khoirizi H Dasir mengatakan, sistem manasik haji perlu ada terobosan baru. "Kalau dulu dilakukan secara masal, ke depan dengan sistem klaster. Manasik disesuaikan dengan kemampuan jamaah," kata Khoirizi di Jakarta, Senin (16/7).

Menurut dia, jamaah haji Indonesia yang setiap tahun berangkat sebanyak 200 ribuan orang memiliki kemampuan yang berbeda dalam dalam pengetahuan agama maupun tingkat sosial. "Ke depan kita akan buat sistem klaster, seperti yang belum bisa baca Al Quran kita kelompokan sendiri," ujarnya.

Khoirizi mengatakan, prinsip pelaksanaan manasik biasanya dilakukan dalam dua pola, antara lain melalui unsur masyarakat, atau kelompok bimbingan haji, dan yang dilaksanakan pemerintah. Bimbingan haji oleh unsur masyarakat dilakukan secara swadaya. Ini dilakukan karena persyaratan minimal manasik sebanyak 15 kali.

Khoirizi juga mengatakan, buku manasik haji tahun ini tampil dalam format baru, hasil revisi dari buku sebelumnya. Beberapa hal yang baru, salah satunya penambahan informasi berupa pencantuman catatan kaki sumber doa atau hadits.

Selain itu, sampul buku ini juga mengalami perubahan warna, serta ada penambahan informasi up to date. "Untuk merevisi buku manasik haji bukan masalah sederhana," ujarnya.