Tentang Kami Redaksi

Menag Ingin Ada Sertifikat Calon Pasangan Nikah

Foto | Istimewa | ParlemenRakyat.com

Parlemenrakyat.com @ Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin membuka acara “Rapat Koordinasi Penguatan Fungsi Agama dalam Pembangunan Nasional” di Jakarta, Jumat (11/8). Dalam sambutannya, Menag menggagas perlu bagi calon pasangan yang ingin menikah untuk terlebih dahulu mengikuti program pendidikan pra nikah yang diadakan Kementerian Agama, sehingga mengerti jika pernikahan adalah sesuatu yang sakral bukan main main.

“Jadi harapannya, idealnya, mimpi kita adalah mereka yang mau nikah ya setidak tidaknya harus memiliki sertifikat atau bukti bahwa pernah mengikuti pendidikan pra nikah,” kata Menag Lukman.

Menag menilai saat ini angka perceraian dan kekerasan dalam rumah tangga di Indonesia terus naik karena banyak yang kurang pemahaman makna dari pernikahan. Saat ini perceraian sekarang sudah menjadi sesuatu yang lumrah, bahkan masyarakat juga menilai pernikahan adalah sesuatu yang biasa biasa saja, jika tidak cocok kemudian bercerai begitu saja.

Padahal lanjutnya, pernikahan tidak hanya akad antara dua insan, tetapi juga kepada Tuhan. Maka, sangat perlu adanya wawasan, pemahaman, dalam membangun rumah tangga bagi para calon. Tentu itu bisa menjadi bekal dalam pendidikan pra nikah.

Menag meminta kepada ormas ormas Islam untuk mendukung program pendidikan pra nikah ini karena tidak bisa sukses tanpa dukungan ormas. “Dan nanti, untuk instruktur atau narasumber pendidikannya adalah dari ormas Islam, akademisi, kiyai, yang berkompeten di bidangnya,” ucapnya.

Rapat Koordinasi Penguatan Fungsi Agama dalam Pembangunan Nasional sendiri diadakan sejak 10 Agustus hingga 12 Agustus 2017 dengan mengundang pejabat Kementerian Agama daerah, ormas ormas Islam, pemuka agama, dan perwakilan media Islam. Hadir Dirjen Bimas Islam Muhammadiyah Amin.